Jelang Muktamar NU ke-35, 9 Ruko di Lapangan Untung Suropati Dibongkar untuk Akses Presiden dan Peserta
pengawalkebijakan.id, JOMBANG – Persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, terus dimatangkan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pembongkaran sembilan bangunan di sekitar Lapangan Untung Suropati, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang. Pembongkaran ini dilakukan untuk memperlebar akses masuk menuju lokasi pembukaan muktamar yang rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 27 Agustus 2026.
Sembilan Bangunan Terdampak, Terbagi Dua Sisi
Kepala Desa Tambakrejo, Moh Nasir Fadlillah, menjelaskan total terdapat sembilan bangunan yang terdampak, terdiri atas tujuh ruko aktif serta dua fasilitas umum berupa toilet dan pos satpam yang berdiri di atas tanah kas desa. Sembilan bangunan tersebut terbagi dalam dua lokasi: enam bangunan di sisi tengah akses pintu masuk dan tiga bangunan di sisi utara.
Sisi Tengah: Jalur Masuk Ribuan Peserta
Enam ruko di sisi tengah Lapangan Untung Suropati dibongkar untuk dijadikan jalur masuk utama bagi ribuan peserta Muktamar. Proses pembongkaran enam ruko dan dua fasilitas umum di sekitar Lapangan Untung Suropati mulai dilakukan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Penataan ini bertujuan memperluas dan memperlancar akses menuju lokasi utama pembukaan Muktamar ke-35 NU yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu peserta, tamu undangan, hingga pejabat negara.
Bupati Jombang Warsubi menjelaskan bahwa pembongkaran ruko menjadi bagian dari penataan kawasan venue. Pekerjaan pembongkaran dilakukan bersamaan dengan pavingisasi akses menuju pintu utama.
Sisi Utara: Jalur Khusus Presiden Prabowo
Tiga ruko di sisi utara Lapangan Untung Suropati juga dibongkar untuk dijadikan jalur masuk kendaraan Presiden Prabowo Subianto yang akan hadir membuka Muktamar. Penataan di kawasan pintu utara ini menjadi akses khusus bagi Presiden RI. Pemerintah Desa Tambakrejo menyiapkan relokasi serta pembongkaran ruko UMKM di sisi utara lapangan untuk digunakan sebagai jalur akses utama dan pengamanan Presiden RI.
Sebelumnya, pada Juli 2026, Pemkab Jombang telah merencanakan pembongkaran tiga unit ruko di kawasan Lapangan Untung Suropati untuk memperlebar akses utama menuju lokasi seremoni akbar Muktamar ke-35 NU. Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menyatakan berbagai persiapan terus dilakukan agar pelaksanaan pembukaan muktamar dapat berjalan lancar. Lapangan Untung Suropati dipilih sebagai venue pembukaan karena dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan acara berskala nasional tersebut.
Berdasarkan skenario sementara, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan tiba di Jombang menggunakan helikopter dan mendarat di Stadion Merdeka sebelum menuju Lapangan Untung Suropati.
Kompensasi dan Relokasi Pedagang
Terkait pembongkaran sembilan ruko di Lapangan Untung Suropati, pihak panitia maupun Pemkab Jombang memastikan seluruh pedagang yang terdampak telah mendapat kompensasi dan relokasi sehingga mereka tetap bisa berjualan di lokasi yang baru.
Pemerintah Desa Tambakrejo memastikan seluruh pemilik usaha telah menerima kompensasi sebelum pembongkaran dilakukan. Besaran kompensasi berkisar Rp5 juta hingga Rp8 juta per unit, disesuaikan dengan estimasi pendapatan harian para pedagang.
Kepala Desa Tambakrejo Moh Nasir Fadlillah menyatakan semua kompensasi sudah klir. Perhitungannya berdasarkan penghasilan selama empat hari tutup, sehingga nominalnya berbeda-beda. Seluruh biaya kompensasi disalurkan langsung oleh Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU.
Selain kompensasi finansial, Panlok bersama pemerintah desa juga menanggung proses relokasi tempat usaha para pedagang. Dari enam pemilik ruko di sisi tengah, empat pedagang telah dipindahkan ke lokasi penampungan sementara, sementara dua pedagang lainnya masih dalam proses pencarian ruko alternatif. Pemerintah Desa Tambakrejo menargetkan seluruh proses penataan fisik kawasan dan relokasi pedagang rampung paling lambat pada 20 September 2026.
Pemerintah desa bersama panlok juga telah mencarikan lokasi relokasi sementara bagi para pedagang yang terdampak. Kompensasi tidak hanya diberikan pada hari pelaksanaan pembukaan, tetapi juga selama masa relokasi dan pembongkaran.
Ruko Akan Dibangun Kembali
Pemkab Jombang memastikan ruko yang dibongkar tidak akan dibiarkan begitu saja. Bangunan tersebut akan dibangun kembali setelah rangkaian kegiatan Muktamar selesai. Bupati Warsubi menyatakan ruko akan dibangunkan kembali oleh Pemkab melalui desa dengan skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Anggaran diproses melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Persiapan Muktamar Semakin Matang
Muktamar ke-35 NU sendiri dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, dengan beberapa rangkaian agenda yang tersebar di sejumlah titik pendukung. Usai seremoni pembukaan di Lapangan Untung Suropati, seluruh agenda persidangan Muktamar ke-35 NU akan dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 NU pada Kamis, 27 Agustus 2026. Dalam kesempatan lain, Gus Ipul mengajak seluruh jajaran Panlok menghadirkan suasana kondusif dalam menyambut agenda nasional tersebut.
Bupati Jombang Warsubi menegaskan komitmen penuh Pemkab Jombang untuk menyukseskan acara berskala nasional tersebut. Menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 PBNU adalah kehormatan bagi Jombang, karena itu kami berkomitmen memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Pemkab Jombang bersama Pemerintah Desa Tambakrejo dan organisasi perangkat daerah terkait terus mematangkan berbagai persiapan, termasuk infrastruktur pendukung, koordinasi lintas OPD, hingga pemenuhan kebutuhan teknis penyelenggaraan. Pemkab juga telah membentuk tim lintas OPD untuk mempercepat berbagai kebutuhan teknis yang diajukan panitia lokal, mulai dari penerangan jalan umum, perbaikan jalan, hingga penyediaan toilet portabel.
Dengan berbagai persiapan yang terus dikebut, termasuk pembongkaran sembilan ruko di Lapangan Untung Suropati, diharapkan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat berjalan lancar, aman, dan tertib, serta memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
