GORONTALO-Laporan orang hilang tersebut mendapat perhatian dari warga setempat setelah foto Ishran disebarluaskan melalui poster pengaduan yang dibagikan oleh Andi Aro dalam salah grup whastapp bernama Dinamika Demokrasi, pada hari ini 21/09/2026.
Salah satu Admin Grup Whats app Dinamika Demokrasi, Sjafruddin Husain, kemudian menyoroti kasus tersebut dan mengajak masyarakat memberikan perhatian terhadap pencarian Ishran.
Menurut Syafruddin, kasus orang hilang tidak semestinya dipandang hanya sebagai sebuah laporan administratif. Di balik laporan tersebut terdapat keluarga yang sedang menunggu kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.
BACA JUGA : Pencopotan Freddy RJ. Tulangow dari Jabatan Sekjen LP.K-P-K Sudah Final
Pendampingan terhadap keluarga juga dinilai penting, terutama ketika proses pencarian melibatkan wilayah yang berbeda, dari Gorontalo hingga Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan.
Kronologi Dinyatakan Hilang
Ishran disebut berangkat ke Kalimantan Selatan untuk bekerja bersama rekan-rekannya. Berdasarkan informasi dalam poster yang disebarkan oleh Posko Pengaduan Masyarakat (PPM) Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K) Provinsi Gorontalo, Ishran mendaftar bekerja melalui sebuah CV pada 9 Juni 2026.
Pada 19 Agustus 2026, Ishran disebut melakukan perjalanan pulang menggunakan kapal laut dari Kalimantan Selatan menuju Makassar. Kapal tersebut kemudian tiba di Pelabuhan Makassar pada 20 Agustus 2026. Namun, menurut informasi yang disampaikan keluarga, Ishran tidak ditemukan setelah kapal tiba di Makassar.
Sejak saat itu, keluarga melakukan berbagai upaya untuk mengetahui keberadaannya. Laporan juga disebut telah disampaikan kepada Polres Makassar, Sulawesi Selatan. Sementara di Gorontalo, keluarga mendapatkan pendampingan dari LP.K-P-K Provinsi Gorontalo dan disebut telah melaporkan kasus tersebut kepada Polda Gorontalo.
Manifest Kapal dan CCTV Diminta Ditelusuri
Dalam narasinya, Sjafruddin mendorong agar proses penelusuran dilakukan secara menyeluruh dengan memeriksa berbagai informasi yang dapat membantu mengungkap keberadaan Ishran.
Beberapa hal yang dinilai perlu ditelusuri antara lain manifest penumpang kapal, rekaman CCTV di area pelabuhan, serta keterangan awak kapal dan penumpang yang melakukan perjalanan bersama Ishran. Langkah tersebut penting untuk menyusun kembali kronologi perjalanan Ishran sejak keberangkatan dari Kalimantan Selatan hingga kapal tiba di Makassar, Namun, seluruh informasi tersebut tetap perlu diverifikasi oleh pihak yang berwenang agar tidak menimbulkan kesimpulan atau spekulasi yang belum terbukti.
Perusahaan Perekrut Juga Diminta Diverifikasi
Selain menelusuri perjalanan laut, identitas perusahaan atau CV yang disebut memberangkatkan Ishran ke Kalimantan Selatan juga dinilai perlu diperjelas. Informasi mengenai nama perusahaan, proses perekrutan, lokasi pekerjaan telah dilaporkan ke Polda Gorontalo serta pihak yang berhubungan langsung dengan Ishran dapat menjadi bagian dari penelusuran untuk mengetahui rangkaian aktivitas sebelum kepulangannya.
Termasuk Dinas Tenaga Kerja Provinsi Gorontalo juga telah dikonfirmasi oleh Tim Posko Pengaduan Masyaraka dan LP.K-P-K Kalimantan Selatan juga dikerahkan yang diharapkan dapat menelusuri lokasi tempat kerja anak yang hilang.
Masyarakat Diminta Tidak Sebarkan Spekulasi
Di tengah proses pencarian, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan dugaan atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Informasi mengenai keberadaan Ishran sebaiknya disampaikan langsung kepada keluarga, kepolisian, atau pihak yang melakukan pendampingan agar dapat ditindaklanjuti secara tepat
Admin WAG Dinamika Demokrasi juga mengajak masyarakat yang mengetahui keberadaan atau pernah melihat Mohamad Ishran Manapa untuk segera memberikan informasi.
Masyarakat dapat menghubungi kepolisian terdekat atau hotline pengaduan LP.K-P-K Provinsi Gorontalo di 0815-1177-5501, sebagaimana tercantum dalam seruan yang tertera di Poster tersebut.
Harapan Keluarga: Ishran Segera Ditemukan
Hilangnya Ishran menyisakan kecemasan bagi keluarga yang hingga kini masih menantikan kepulangannya. Upaya pencarian diharapkan dapat dilakukan secara terkoordinasi oleh pihak-pihak terkait, terutama karena perjalanan Ishran melibatkan lintas wilayah.
Bagi keluarga, persoalan ini bukan sekadar tentang sebuah laporan orang hilang. Mereka membutuhkan kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya. Karena itu, setiap informasi yang valid dan dapat membantu proses pencarian menjadi sangat berarti.
Keluarga dan masyarakat Gorontalo berharap Mohamad Ishran Manapa segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya. Pungkas Sjafruddin.
