pengawalkebijakan.id – Gelombang dukungan terhadap kepemimpinan Ketua Umum LP.K-P-K, Andi Abdul Rahman Onge (Andi ARO), terus menguat pasca suksesnya pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Tahun 2025 di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Ketua Komisi Daerah (Komda) LP.K-P-K Provinsi Sulawesi Barat, Eliasib, A.Md.Kep., secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam atas keberanian, ketegasan, serta dedikasi tanpa kompromi yang ditunjukkan oleh Andi ARO dalam memimpin organisasi pengawal kebijakan pemerintah dan keadilan tersebut.
“Andi ARO adalah sosok pemimpin yang tidak sekadar berbicara, tetapi berani bertindak. Ketegasannya telah mengguncang ruang publik dan memberikan harapan bahwa masih ada lembaga yang konsisten berdiri di pihak kebenaran,” tegas Eliasib.
Ia menyebut, di tengah maraknya praktik penyimpangan kekuasaan dan krisis kepercayaan publik terhadap institusi, kehadiran LP.K-P-K di bawah kepemimpinan Andi ARO menjadi simbol perlawanan moral terhadap korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan ketidak adilan.
Lebih jauh, Eliasib menegaskan bahwa Komda Sulawesi Barat tidak hanya memberi dukungan secara simbolik, namun siap pasang badan menjaga marwah organisasi dalam menghadapi setiap dinamika, tekanan, maupun agenda strategis nasional menuju Munas LP.K-P-K Tahun 2027.
“Kami di Sulawesi Barat siap berdiri paling depan. Apapun keputusan Rapat Pleno Komnas LP.K-P-K pada tahun 2026 nanti, kami terima dengan jiwa besar dan semangat juang. Perjuangan ini bukan tentang kepentingan pribadi, tetapi tentang keberanian melawan ketidakadilan,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.
Menurut Eliasib, Rakernas III tidak hanya menghasilkan program kerja, tetapi juga menegaskan arah perjuangan organisasi yang berpihak pada kepentingan rakyat, transparansi pemerintahan, serta penguatan peran masyarakat sipil dalam pengawasan kebijakan publik.
Ia pun mengajak seluruh kader LP.K-P-K di Indonesia untuk merapatkan barisan, menekan ego sektoral, dan menjaga integritas dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Sejarah akan mencatat, siapa yang bertahan di jalan kebenaran dan siapa yang memilih diam. LP.K-P-K harus tetap menjadi suara nurani rakyat,” tutup Eliasib.
Sumber : Pengawal Kebihakan id
