1 September 2026
20260830_151939
Spread the love

Kericuhan Pecah di Muktamar ke-35 NU, Massa Protes Terobos GSG

pengawakebijakan.id, JOMBANG – Suasana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada Minggu (30/8/2026) diwarnai aksi unjuk rasa yang berujung kericuhan. Ratusan massa berusaha menerobos masuk ke Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, lokasi berlangsungnya sidang pleno, yang memicu bentrokan dengan petugas keamanan.

Insiden ini dipicu oleh ketidakpuasan massa terhadap hasil sidang pleno yang membahas tata tertib pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam. Puncak kericuhan terjadi sekitar pukul 13.44 WIB ketika peserta aksi mencoba merangsek masuk ke GSG. Mereka sempat mendorong pagar pembatas hingga roboh dan merobohkan backdrop besar di depan gedung.

Baca juga:RAKERNAS Dan Seminar Hukum Nasional LP.K-P-K 2025 Memperkuat Peran ORMAS/LSM Menuju Indonesia Emas

Massa yang terdiri dari pendukung salah satu bakal calon Ketua Umum PBNU ini terlibat aksi saling dorong dan pukul-pukulan dengan petugas gabungan, termasuk Banser dan Pagar Nusa. Mereka menuntut pertemuan dengan pimpinan sidang dan mengecam kebijakan yang dianggap tidak adil.

Sumber di kalangan panitia menyebutkan bahwa kericuhan dilakukan oleh oknum yang bukan peserta resmi muktamar. Hingga berita ini diturunkan, sidang pleno yang sedianya dilanjutkan pukul 13.00 WIB belum juga dimulai, sementara ratusan massa masih bertahan di sekitar GSG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *