1 Mei 2026
20260501_111742
Spread the love

pengawalkebijakan.id, JOMBANG – Kabupaten Jombang kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Bupati Jombang, Warsubi, secara resmi menerima Piagam Penghargaan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) dalam rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30, yang digelar di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, pada Senin (27/4/2026).

 

Penghargaan tersebut menjadi kejutan manis di tengah perayaan Otoda tahun ini yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Capaian ini merupakan pengakuan resmi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel sepanjang tahun 2025.

Baca juga;Sinergi Kuat! LP.K-P-K Dengan Bupati Gorut Dan Wabub Boalemo

Berdasarkan hasil evaluasi nasional, Kabupaten Jombang berhasil menduduki peringkat ke-4 secara nasional dengan nilai kategori “Tinggi” serta skor 3,5962. Raihan ini sekaligus menempatkan Jombang sebagai salah satu kabupaten terbaik di Indonesia dalam mengimplementasikan semangat otonomi daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik.

 

Syukur dan Apresiasi untuk Semua Pihak

Baca juga;RAKERNAS Dan Seminar Hukum Nasional LP.K-P-K 2025 Memperkuat Peran ORMAS/LSM Menuju Indonesia Emas

Usai menerima piagam penghargaan, Bupati Warsubi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh elemen yang telah berkontribusi.

 

“Alhamdulillah, prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran OPD di Pemkab Jombang yang bekerja sama dengan lintas sektor, ditambah partisipasi dan dukungan luar biasa dari seluruh elemen masyarakat Jombang. Ini membuktikan bahwa komitmen kita menjalankan pemerintahan bersih dan berorientasi pada pelayanan masyarakat telah diakui secara nasional!” ujar Warsubi dengan penuh haru.

 

Orang nomor satu di Jombang itu juga menegaskan bahwa keberhasilan meraih penghargaan EPPD diharapkan menjadi pemacu semangat bagi jajaran pemerintah daerah untuk terus berinovasi ke depan. Fokus utama ke depan adalah mengoptimalkan potensi lokal melalui kebijakan otonomi yang pro rakyat, selaras dengan semangat transformasi nasional yang tengah digalakkan pemerintah pusat.

 

“Mari jadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk terus berinovasi demi Jombang yang lebih maju dan sejahtera untuk semua. Mohon doa dan dukungan selalu,” pungkasnya.

 

Puncak Upacara di Plaza Kemendagri

 

Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 dimulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Bima Arya menekankan bahwa peringatan Otoda ke-30 merupakan momentum penting bagi seluruh kepala daerah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah demi mewujudkan visi besar Asta Cita.

 

Puncak acara ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan dan trofi EPPD Tahun 2025 secara simbolis oleh Bima Arya kepada 5 Gubernur, 9 Walikota, dan 15 Bupati dari seluruh Indonesia. Bupati Warsubi menjadi salah satu dari 15 bupati yang menerima penghargaan tersebut, mewakili Kabupaten Jombang.

 

Sebagai informasi, EPPD merupakan evaluasi tahunan yang dilakukan pemerintah pusat untuk menilai kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah di seluruh Indonesia. Raihan prestasi Kabupaten Jombang ini telah tertuang secara resmi dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026 tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *