Didampingi Tim Pendampingan Hukum LP.K-P-K Gorontalo , Orang Tua Korban Yang Hilang Mohamad Ishran Manapa alias Is Resmi Adukan ke Polda Gorontalo.
Perjuangan orang tua korban atas nama Mohamad Ishran Manapa alias Is yang diduga hilang dalam perjalanan pulang dari Kalimantan Selatan Ke Gorontalo mendapatkan atensi dari Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K) Komisi Daerah Provinsi Gorontalo.
Setelah membuat laporan pengaduan masyarakat pada posko pengaduan masyarakat dan pendampingan hukum LP.K-P-K Komda Gorontalo menindaklanjuti dengan membentuk Tim Pendampingn Hukum untuk yang terdiri dari Moh. Akbar Monoarfa seaku ketua tim yang juga jurnalis media online di Gorontalo, Ony Nusi, Olvin Hendrik,Since Tamutu dan Herlina Nasaru.
Tim ini selanjutnya mulai melakukan aktifitasnya pada hari ini kamis (10/09/2026) dengan mendampingi keluarga korban untuk membuat pengaduan ke Polda Gorontalo.

Berdasarkan informasi yang diterima hilangnya anak kandung korban yang bernama Mohmad Ishran Manapa ini terjadi saat dalam perjalanan pulang dari bekerja di Kalimantan selatan menuju Pulang ke Gorontalo. Dalam perjalanan pulang dari pelabuhan Batulicin ke Makasar (19/08/2026) menggunakan kapal very tersebut korban diduga hilang. Korban yang seharusnya turun dari kapal di pelabuhan makasar (20/08/2026) tidak juga turun dari kapal saat teman menjemputnya menunggu kedatangan korban
Hilangnya korban tersebut diketahai setelah mendapatkan informasi dari teman yang menanyakan apakah Is udah tiba di Gorontalo.
Saya kaget mendapatkan kabar kalau anak saya Is sudah pulang ke Gorontao, karena tidak ada pemberitahuan kepada saya kalau dia akan pulang ke Gorontalo. Setelah dicek kepada pihak yang mengajak Is bekerja ke Kalimantan yang saya dapatkan malah hanya tas pakaian anak saya dan HP,sedangkan Is tidak ada. Cerita fitri orang tua dari korban.

Semua informasi menyangkut keberadaan anak saya telah saya kumpulkan sampai-sampai saya berangkat ke Makassar untuk menemui orang yang mengambil barangnya dari kapal very. Karena ketidakjelasan itu kemudian saya membuat laporan orang hilang ke polres makasar ungkap fitri.
Alhamdullilah saya mendapatkan bantuan dari LP.K-P-K komda Gorontalo untuk mendampingi saya dalam berjuang untuk mendapatkan kejelasan dan keberadaan anak saya is.lanjut fitri.
Dengan diberikannya kepercayaan kepada LP.K-P-K untuk mendampingi keluarga korban hingga mendapatkan titik terang atas dugaan hilangnya anak kandung dari pelapor.LP.K-P-K kan terus mengawal kasus ini sampai tuntas karena ini menyangkut nyawa manusia ujar Usman Modjo selaku Ketua Komda Gorontalo.
Kami berharap masyarakat membantu pihak kepolisian untuk memberikan informasi yang vaid jik mengetahui keberadaan korban tersebut. imbuh Usman.#RD-TJ
