Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Kesamben Jombang Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta
Pengawalkebijakan.id – JOMBANG, Kebakaran rumah terjadi di Dusun Ngerco, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, pada Sabtu (7/11/2026) malam sekitar pukul 18.00 WIB. Rumah milik Pak Robian diduga terbakar akibat korsleting kabel listrik. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut informasi warga sekitar, saat kejadian di rumah hanya ada satu putra Pak Robian yang baru pulang dan langsung masuk kamar. Api diduga berasal dari bagian belakang rumah sehingga korban tidak mengetahui kebakaran, apalagi posisinya berada di kamar depan.
Baca juga;Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN, Desak Pengembalian Hak Tanah dan Penindakan Mafia Tanah
“Saat ditemukan warga yang menolong, putranya dalam keadaan pingsan. Ia kemudian diangkat oleh tetangga, Saudara Ngari, dan dibawa ke Puskesmas,” ungkap seorang tetangga saat ditemui awak media di lokasi kejadian.
Warga menyebut keluarga lain, termasuk orang tua korban, sedang berada di dalam bus dalam perjalanan dari Yogyakarta saat kebakaran terjadi. Karena sendirian, putra Pak Robian tidak mampu mengendalikan bara api. Warga yang berupaya menolong juga tidak bisa mengatasi kobaran api sehingga akhirnya menghubungi pemadam kebakaran.
Baca juga:Kapolri Suyudi Ario Seto Ziarah ke Makam Gus Dur dan Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng Jombang
“Damkar dihubungi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat petugas datang, rumah sudah habis terbakar,” ujar warga.
Api berhasil ditaklukkan sekitar satu jam kemudian dengan bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran. Beruntung, api tidak merembet ke rumah tetangga lainnya. Hanya jendela rumah tetangga yang ikut terbakar.
Petugas dari Polsek dan Koramil, termasuk Babinsa serta Babinkamtibmas, tampak siaga di lokasi untuk mengamankan keadaan agar tetap kondusif.
Sementara itu, Pak Robian dan istrinya masih berada di Yogyakarta dan sudah bisa dihubungi. Keluarga disebut tengah melaksanakan acara religi Wali 8. Sebagian harta benda seperti etalase dan isinya berhasil diselamatkan karena berada di toko yang terpisah di depan rumah. Beberapa sepeda motor yang berada di dalam rumah juga berhasil diselamatkan warga.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu memeriksa rumah sebelum ditinggalkan, terutama terkait instalasi listrik dan hal-hal yang dianggap membahayakan, agar kejadian serupa tidak terulang.
Redaksi Pengawalkebijakan.id
