20 Agustus 2026
Spread the love

JAKARTA-Warung kopi atau warkop selama ini tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati secangkir kopi. Di Gorontalo, warkop telah berkembang menjadi ruang interaksi masyarakat, tempat bersilaturahmi, bertukar informasi, membangun jaringan, sekaligus membicarakan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Dari kebiasaan tersebut, lahirlah gagasan membentuk Komunitas Warkop “Ngopi Bareng”, sebuah wadah yang digagas oleh Yani Uloli, pengusaha muda nasional sekaligus putri mantan Wakil Gubernur Gorontalo, Toni Uloli.

 

Yani menilai, warkop memiliki potensi besar untuk menjadi ruang publik yang mampu mempertemukan berbagai kalangan. Tidak hanya pemilik dan penikmat kopi, tetapi juga pelaku UMKM, anak muda, komunitas, tokoh masyarakat, politisi, wakil rakyat, pengusaha hingga masyarakat umum.

 

“Kita ingin warkop bukan hanya menjadi tempat minum kopi, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya gagasan dan kebersamaan masyarakat Gorontalo,” kata Yani Uloli kepada media melalui pesan WhatsApp, Selasa (18/8/2026).

 

Menurut Yani, semangat yang dibangun dalam komunitas tersebut sederhana, yakni ngopi, berdiskusi, bersilaturahmi dan bergerak bersama.

 

Ia berharap warkop dapat terus menjadi ruang terbuka yang memungkinkan masyarakat bertukar pikiran secara santai sekaligus membangun jejaring yang positif.

 

“Terkadang, gagasan besar justru lahir dari obrolan sederhana di meja warkop. Karena itu, kami ingin menjadikan kebiasaan ngopi sebagai energi untuk membangun kebersamaan dan melahirkan ide-ide positif bagi Gorontalo,” ujarnya.

 

Untuk menjalankan komunitas tersebut, Yani menunjuk Aba Warkop, seorang konten kreator Gorontalo yang juga merupakan pensiunan ASN, sebagai komandan Komunitas Warkop “Ngopi Bareng”.

 

Sementara posisi sekretaris atau yang dalam komunitas tersebut disebut sebagai “barista”, dipercayakan kepada Arifz “KZ”.

 

Aba Warkop selama ini dikenal sebagai sosok yang aktif mengunjungi berbagai warung kopi di Gorontalo, mulai pagi hingga sore hari. Aktivitas tersebut dilakukannya sekaligus dalam menjalankan kegiatannya sebagai konten kreator.

 

Dengan jaringan dan aktivitasnya di berbagai warkop, Aba Warkop berkomitmen memperluas Komunitas Warkop “Ngopi Bareng” hingga ke pelosok kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.

 

Menurutnya, komunitas tersebut terbuka bagi siapa saja dan tidak diarahkan untuk kepentingan politik tertentu.

 

“Komunitas ini nantinya bisa menjadi mitra pemerintah yang strategis dalam mendukung pembangunan Gorontalo. Jangan ada kecurigaan kepada kami. Komunitas ini tidak ada politisasi di dalamnya,” tegas Aba Warkop.

 

Ia menambahkan, keberadaan komunitas diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, pelaku usaha, komunitas, pemerintah dan berbagai elemen lainnya.

 

Dengan mengusung semboyan “Di Warkop, Semua Cerita Ada”, Komunitas Warkop “Ngopi Bareng” hadir membawa semangat kebersamaan dan keterbukaan.

 

Bukan sekadar tentang kopi, tetapi tentang bagaimana dari sebuah meja warkop dapat tumbuh persahabatan, jaringan, gagasan dan gerakan bersama untuk mendorong Gorontalo yang semakin maju.

 

reporter: yoker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *