Tuntutan 2,4 Miliar Kepada PT BUMA Jobsite PT SDJ Angsana

Dokumentasi Foto Unit DT bernomor lambung BM01 milik PT KAM korban kecelakaan kerja oleh PT BUMA/SDJ Angsana (07/04/2019)

Pengawalkebijakan.id – kuasa hukum PT Karya Atma Manunggal ( KAM ) Syaprudin Laupe dan Rekan menggugat PT Bukit Makmur Mandiri Utama ( BUMA ) yang berdomisili dikecamatan Angsana kabupaten Tanah bumbu karena tidak bertanggung jawab atas kecelakaan kerja di wilayah PT Taodano Mandiri Abadi ( TMA )

Syaprudin.S.Kom.SH pada Selasa, (04/08/2020) kepada media ini mengatakan akibat kecelakaan tersebut klain nya mengalami kerugian baik secara materil maupun immateril senilai Rp 2.444.668.502.

Kasus ini sudah masuk proses persidangan di Pengadilan Negeri Batulicin pak, PT. BUMA saya anggap tidak bertanggung jawab, setelah beberapa kali mediasi dan kejadiannya pun sudah cukup lama, tidak ada etikat baik dari PT.BUMA maka perkara ini kami bawa kemeja hijau” ucap Syaprudin.

Diketahui pada 07 April 2019 telah terjadi kecelakaan kerja di KM 2 jalan houling PT. TMA (Taodano Mandiri Abadi) sebuah unit DTVV44164 milik PT BUMA yang di operasikan oleh Hadiyanto menabrak unit DT bernomor lambung BM01 milik PT KAM, karena sopir mengantuk maka terjadilah tabrakan beruntun, akibat kelalaian pengawas (human error)

Unit tronton DT BM01 pada saat itu berhenti karena sedang menunggu antrian perbaikan jalan, kemudian unit tronton DT BM01 ditabrak dari belakang hingga unit DT BM01 terdorong dan menabrak unit yang berada didepannya DT RBT sehingga menyebabkan unit DT BM01 mengalami kerusakan parah.

Ketika berita ini dirilis proses persidangan di Pengadilan Negeri Batulicin masih berlangsung. ( H. ADIL )