Tambak Udang Milik Selly Diduga Illegal Alias Tidak Kantongi Izin

Pengawalkebijakan.id – Bangka barat. Sehubungan adanya tambak udang yang diduga ilegal di Desa Bakit Kecamatan Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang sering diberitakan di beberapa media Online, dikelola oleh PT Besar Anugerah Perkasa (BAP) dan begitu dekat dari bibir pantai. Telah berani mengangkangi UU No 18 Tahun 2013 sampai saat ini masih beraktivitas, walaupun tidak mengantongi izin dari pemerintah terkait. Diduga Terkesan adanya pembiaran oleh pemerintah dan penegak hukum setempat.

Hal itu dikatakan Ketua Umum (Ketum) Ormas Pemuda Bangka Belitung Bersatu (P3B) Mustari, saat mendatangi lokasi tambak udang milik Selly Rabu 26 Agustus 2020 siang, Mustari melihat limbah tambak udang dibuang di hutan bakau. Iya kan “ini telah meyalahi aturan dan habitat karna ini melanggar UU, baunya busuk dan akan mencemari alam, kemana pemerintah dan penegak hukum, kenapa diam dan tutup mata,” ujarnya Mustari

Kapolsek Jebus AKP M. Shaleh, saat dihubungi Mustari melalui telepon selulernya, memberitahukan terkait adanya limbah tambak udang dibuang ke hutan bakau.

Kapolsek mengatakan, “akan mengadakan penyelidikan di lokasi tersebut, Saya ucapkan terimakasih atas pemberitahuannya, Saya akan lihat kebenarannya dan kalau bapak mau laporkan kemanapun gak apa pak, “ucapnya

Kembali Mustari menambahkan, kami akan laporkan tambak udang ilegal milik Selly ini ke Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Kejati Bangka Belitung.”kata mustari

Apabila terusnya mustari, Laporan kami tidak ditindaklanjuti, kami akan suratkan ke
Mabes Polri, Kejagung RI dan KPK RI, Gakum RI, Kementerian LH RI, Kementerian DLH RI dan Kementerian Kelautan RI serta ke Presiden RI.”Tegasnya

Tambak tersebut dekat sekali dari bibir pantai kurang lebih 10 meter dan tambak tersebut mengunakan air laut.

Apakah mereka ada izin dari Kementerian Kelautan RI?
Kalau memang tidak ada izin kementerian, Berarti tambak udang tersebut telah berani melecehkan hukum di NKRI ini, Yang anehnya lagi mereka telah menggunakan gardu PLN dan trapo milik negara untuk kepentingan usaha tambak udang ilegal, dan diduga untuk kepentingan pribadi mereka, “ungkap Mustari.

Setelah dikonfirmasi oleh Awak media Lembagapengawal.id ini melalui Via WhatsApp kepada selly alhasil Selly yang merupakan pemilik Tambak udang tersebut Bungkam.

Reporter : Syahrial, Editor : H Adil