Pemanggilan Pejabat Eksekutif Oleh Penyidik Polda Terkait Izin Pendirian PT. USM

Pengawalkebijkan.id,Mukomuko – Pendirian Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit PT Usaha Sawit Mandiri (USM) yang terletak Bukit Solang Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu menjadi persoalan berbuntut panjang. Hal itu diduga terkait adanya pemberian izin pendirian pabrik oleh beberapa pejabat Eksekutif.

Pemangilan tersebut, disinyalir ada dugaan perubahan lembaran Peraturan daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nomor 6 Tahun 2012 secara sepihak. Informasinya, sejumlah pejabat dan mantan pejabat di Mukomuko dipanggil dan diperiksa penyidik Polda Bengkulu.

Hendra Taufik Hal Hidayat, SH. Berprofesi sebagai Advokad, Menjelaskan “jika pemangilan itu benar adanya, artinya dokumen perda tersebut sudah di undangkan. Maka untuk wilayah kecamatan lubuk pinang bukan wilayah industri, tapi faktanya wilayah pertanian. Disini lah penyidik bisa masuk karna dokumen perda yg sudah di pengang oleh DPRD dan pihak Pemda berbeda, artinya ada oknum yg bermain merubah sepihak dokumen perda tersebut,”

Selanjutnya, Edy Mashury S.Hut., MT,Ketua Ikatan Petani Sawit Mandiri Provinsi Bengkulu Menambahkan “Kemitraan plasma minimal 20% yang diketahui kadang terikat minimal 10 th (Permentan 1 Tahun 2018) Selain itu, Permentan 98 Tahun 2013 Tentang Pedoman Izin Usaha Perkebunan, jika tidak mengikuti maka salah,”. Lebih lanjut dalam penjelasannya agar mengecek ketentuan sebagai berikut,

  1. UKL – UPL / RKL – RPL / AMDAL.
  2. SIUPP.
  3. SITU.
  4. HGB.
  5. IMB PABRIK.
  6. IMB Perumahan.
  7. Izin Gangguan HO.
  8. Izin Pembangunan Limbah Cair (IPAL).
  9. Izin Radio.
  10. Izin Land Aplikasi (jika ada).
  11. Izin Mesin-mesin Pabrik :
  12. Izin Timbangan. Housting Crane, Steriliser, BPV/Steam, Separator, Boiler, Turbine uap, Motor Diesel, Penangkal Petir Listrik, Air Permukaan.

Dalam Perda RTRW No 6 Tahun 2021 pada Paragraf 5, Kawasan Peruntukan Industri tercantum dalam Pasal 36 sebagai berikut :

(1) Kawasan peruntukan industri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 huruf e terdiri atas:

  1. industri menengah; dan
  2. industri kecil dan mikro.

(2) Kawasan peruntukan industri menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a berupa industri pengolahan crude palm oil (CPO) di Kecamatan Lubuk Pinang, Kecamatan Penarik, Pondok Suguh, dan Kecamatan Ipuh, Selagan Raya ( Desa Talang Medan dan Desa Lubuk Sahung), Teras Terunjam, Teramang Jaya.

(3) Kawasan peruntukan industri kecil dan mikro sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b berada di seluruh kecamatan Kabupaten Mukomuko.

Timbulnya persoalan pada perda RTRW No 6 Tahun 2012 karena ada perubahan lembaran yang dilakukan oleh Eksekutif tanpa sepengetahuan DPRD. Sebelum pabrik berdiri pada lembaran perda menjelaskan Wilayah kecamatan Lubuk Pinang Menjadi kawasan pertanian bukan kawasan industri. Perda tersebut diparipurnakan pada bulan April dan menjadi Lembaran Daerah pada bulan juli, sedangkan dugaan perubahan terjadi pada bulan oktober Tahun 2012 karena diindikasikan adanya kepentingan pendirian pabrik.

Reporter : SN

Editor : H.Adil