19/05/2022
Para-melenia-gorontalo-tampil-memukau-dalam-webinar-mohimelu-ke-xvi-22 januari-2022

Para-melenia-gorontalo-tampil-memukau-dalam-Para Melenia Gorontalo Tampil Memukau Dalam Webinar “ Mohimelu Ke XVI ” 22 Januari 2022

Pengawal Kebijakan – Jakarta. Guna mengenang dan mencontoh sikap juang Alm Nani Wartabone dan kawan-kawan dalam memerdekakan Gorontalo untuk Indonesia pada tanggal 23 Januari 1942, mendahului tiga tahun dari Hari Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, LAMAHU meng-inisiasi Peringatan Hari Patriotik 23 Januari 42, Tahun 2020. Acara Peringatan Hari Patriotik 23 Januari 1942 ini bertujuan
  1. Menghasilkan dampak atau manfaat pada lahirnya memori kolektif untuk menggerakkan kesadaran masyarakat agar mau meneladani dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pahlawan dalam kehidupan sehari-hari
  2. Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Gorontalo dimanapun berada, dilandasi semangat heroik, dapat terus melestarikan budaya gotong royong, mohuyula, moawota sebagai wujud rasa kecintaan dan kebangggaan sebagai putra-putri daerah Gorontalo untuk memajukan daerahnya.
Foto-Fadel-Muhammad-memberikan-sambutan-LAMAHU-Mohimelu-Ke-VI-menampilkan-para-milenia-Gorontalo.1.jpeg
Foto-Fadel-Muhammad-memberikan-sambutan-LAMAHU-Mohimelu-Ke-VI-menampilkan-para-milenia-Gorontalo.1.jpeg

Beberapa item acara memperingati Hari Patriotik 12 Januari 42 yang telah dan akan dilaksanakan adalah :

  1. LAMAHU Mohimelu XVI,Kegiatan Webinar “Refleksi Generasi Muda Gorontalo terhadap semangat juang Nani Wartabone”, pada hari ini Sabtu,22 Januari 2022. Pukul 11.30 –sampai dengan selesai.
  2. Lomba Menulis dengan tema “Pahlawanku,Inspirasiku”
  3. Lomba Menulis Puisi dalam Bahasa Gorontalo dengan Tema “Pahlawanku. Inspirasiku”
  4. Ziarah ke TMP Minggu 23 Januari pukul 07.30-09.00.WIB
  5. Doa Syukuran Hari Patriotik 23 Januari 2022. Pukul 10.00.WIB di Gedung MPR RI, Ruangan Nusantara IV.

salah satu rankaian acara yang tidak kalah menarik adalah adalah Zoom Meeting / Webinar Mohimelu Ke XVI dengan tema “Pahlawanku, Inspirasiku “menampilkan pembicara dari anak-anak muda – melenia yang berprestasi.yang telah dimulai pada hari ini, Sabtu 22 Januari 2022. Jam 13.30 WIB.

Prof.Dr.Ir. H.Fadel Muhammad selaku Ketua Umum LAMAHU Periode 2020-2025 Mantan Gubernur Gorontalo Dua Periode, ketika itu menginspirasi dan mendorong tercatatnya secara resmi Alm Nani Wartabone sebagai Pahlawan Nasional, dalam pidato pembukaan dalam Webinar Ke XVI tadi siang menyampaikan beberapa hal, diantaranya LAMAHU sangat memberikan ruang kepada generasi muda milenia dalam webinar kali ini, untuk memberikan spirit dan motivasi agar anak-anak muda mendapat kesempatan mengelaborasi bakat dan prestasinya, sekaligus semangat juang Alm Nani Wartobe sebagai Pahlawan Nasional yang dimiliki oleh Gorontalo dapat diimplementasikan dalam membangun Gorontalo dan pada umumnya untuk Indonesia.

Foto-Para-Melenia-Gorontalo-Tampil-Memukau-Dalam-Webinar-Mohimelu-Ke-XVI-22-Januari-2022.1.jpg
Foto Webinar-Milenia Gorontalo Dalam Mohimelu-Ke-XVI-22-Januari-2022.1.jpg

Dan acara Webinar tersebut, dipandu oleh anak muda potensial yaitu Wahyudin Lihawa merupakan alumni Program PAHALA yang melejit sebagai anak muda penjelajah dari berbagai perusahaan yang menularkan system mutu ISO dan segudang pengalamannya.

Dari sekian banyak anak-anak muda berprestasi yang dimiliki oleh Gorontalo maupun di luar Gorontalo yang mendapat kesempatan dalam acara Webinar tersebut adalah :

ABDUL MUTHALIB PAKAYA. Pemuda umur 19 tahun asal Sumalata yg ekonomi susah tapi sekarang mahasiswa semester 2 di University of Michigan USA. Dia bahkan dapat Beasiswa riset dari Harvard University (Universitas terkemuka di USA) dan sekarang sedang berada di Eropa untuk riset serta pada saat Webinar tadi siang berada di Dubai.

MEYDA NOTERTHIYA NENTO. Seorang perempuan muda, baru 20-an umurnya, asal Gorontalo yang sedang bertugas di Kedutaan Inggris.

ANDHIKA GEMINTHAN. Umurnya belum 30 tahun, youtuber dengan follower 4,5 – 9 juta orang dan pendapatannya mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

MOHAMMAD ARFI NUGROHO. Seorang content creator dan marketing warung STEP UP yang sedang heboh.

ANGGI HUSAIN. Seorang perempuan umur 20-an tahun yang berkiprah di berbagai organisasi dan sekarang adalah motivator sekaligus dosen.

Screenshoot-Wahyudin-Lihawa-dalam-LAMAHU-Mohimelu-Ke-VI-menampilkan-para-milenia-Gorontalo.jpg
Screenshoot-Wahyudin-Lihawa-dalam-LAMAHU-Mohimelu-Ke-VI-menampilkan-para-milenia-Gorontalo.jpg

Wahyudin Lihawa sebagai Moderator dalam webinar tersebut tampil gemilang karena berhasil menggiring nara sumber menumpahkan apa yang ada dalam kepala mereka dengan menceritakan – historisnya mulai dari latar belakang kehidupan,proses dan keberhasilannya kepada para audience yang juga dihadiri para tokoh Gorontalo, diantaranya Prof.Dr.Drs.Safri Nurmanto,M.Si.  Prof.Dr.Hi.Deetje Nento, SH,MH, Prof.Dr.Alim Niode, para tokoh dan pejabat publik lainnya , warga LAMAHU hingga para milenia. Para audence ini hingga berkaca-kaca mata mereka dan kagum akan prestasi yang mereka raih tertati-tati dar nol hingga berhasil muncul dipermukaan sebagai milenia yang berprestasi dan segudang pengalaman.

Dalam sesi Tanya jawab anak-anak muda ini sodorin beberapa pertanyaan, diantaranya visi mereka tentang Gorontalo. Mereka menjawab dengan lugas, bahwa prestasi yang telah meraka dapatkan saat ini, tentu untuk menginspirasi kaum muda Gorontalo.

Foto-Saiful-Ngiu-Sekjen-LAMAHU-Dalam-Acara-Mohimelu-Ke-VI-menampilkan-para-milenia-Gorontalo.jpg
Foto-Saiful-Ngiu-Sekjen-LAMAHU-Dalam-Acara-Mohimelu-Ke-VI-menampilkan-para-milenia-Gorontalo.jpg

H.Saiful Ngiu selaku Sekjend LAMAHU ketika dimintai pendapatnya tentang tampilnya anak-anak milenia berprestasi dalam webinar tersebut menyatakan :

“Kala dulu LAMAHU punya program Putra Harapan LAMAHU (PAHALA) yang menyekolah anak- dari Gorontalo berprestasi nilainya rata-rata 9-10 di Jakarta, namun itu terjadi hanya dua angkatan yang melahirkan Elnino dan Wahyudin”

“Dan kalo sekarang dengan ketersediaan banyak sekali Beasiswa yang bisa diakses oleh masyarakat menjadi mudah dari pada dulu”

BACA JUGA :Dahsyat Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Komisi Nasional Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K) Diselenggarakan di Provinsi Gorontalo, 25-26 November 2021

“Menurut mendapat pribadi saya, sehubungan program LAMAHU yang dipimpin oleh Pak Fadel Muhammad, salah satunya fokus pada program SDM, nah bagaimana LAMAHU bisa menjembatani anak-anak yang tampil tadi dan anak-anak muda berprestasi lainnya yang telah memilik talenta dibidang masing-masing bisa difasilitasi oleh LAMAHU, agar mereka bisa melakukan apa untuk Gorontalo, itu dulu yang kongkrit ,sudah ada dihadapan kita “ Tegas Saiful.

Foto-Andi-ARO-Putra-Gorontalo.jpg
Foto-Andi-ARO-Putra-Gorontalo.jpg

Sementara itu Andi Abdul Rahman Onge ( Andi ARO ) Ketua Pemuda Tinelo (Pilar LAMAHU) serta Ketua Umum KOMNAS Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K) Dan Sekjen Perhimpunan Masyarakat Indonesia Timur (PERMIT) sekaligus Pimpinan Redaksi https://pengawalkebijakan.id berpendapat ketika hadir dalam Webinar tadi siang, “ Saya salut dengan dengan profil anak-anak melinia tadi, sehingga menurut saya dan usulan saya, saatnya LAMAHU segera menginventarisir anak-anak muda berprestasi “ pungkas Andi ARO.

Diakhir sekmen acara webinar di isi dengan Tahuli LAMAHU oleh H.Hamzah Isa – Wakil Ketua Umum LAMAHU.

Judul : TOTA WAU BUHELI LI PAK NANI WARTABONE

Karya : Sarson dan Hamzah

 

Wonu dilaa ti pak Nani

Ngopee lolopu ito ngoaami

Walanda ma lolawani

Munapiki lo Japangi olo mangopee loo punani

 

Hulandalo ngopee tilopotala

Japangi maheli helili wau ma bala bala

Rakyati didu mowali mobisala wau mangpee odehuwa lotalala

Alhamndulilah ti pak Nani wau tamaniliyo malonguala sumala

 

Japangi malopobilohu lo kapalaangi

Bo ti pak Nani olo debo tau  barani

Rakyati olo debo maparangi ma mongolota  Japangi

Alihu mololopu ngoaami

 

23 Januari Hulondalo lali mardeka

Rakyati malotoheta

Hi wengahe wau hi potitinggalahe delo tahi pomadeta

Ma hipakea palipa bo dila pake pake koteka

 

Ti pak Nani memangi motota

Wutoiyo  mondo timuru sambe otolopa

Susa mali olabota

Sababu ilimu liyo mato yilolota

 

Ti pak Nani memangi buheli

Batanga liyo delo tau deli deli

Dila to pakeya pakuweli

Bo wonu owaupa liyo mali mollohubu meseli

 

Rakyati malosukuru

Sambe malo titi manguru

Wau Ti pak Nani ma pilo hutuliyo guru

Sababu ti pak Nani  o ilimu lo ladunga wau ilimu lo masahuru

 

Kantor Pos  lali sakusi

Patung tihu tihulo jabo habusi

Maradeka jabo tula tuladu lopatuluti

Bandera u mela wau u moputi lali bukuti

 

Dulo ito mohama maana liyo u lowali to 23 januari

Alihu patuju wau karajando mali banari

Walama wau buhutando mali kakali

Sambe todunia wau toaherati jamo bubari

 

Boodiyepo boti tujai

Openu bo bula bulai

Potala jahe pomai mai

Sababu patuju liyo bomo poloopo oli pak Nani  memangi tau lai

 

Wonuwoluwo utilala

Dila bolo binggila bandala

Dulo ito mopoopiyehe dala

Alihu tutumulo jamali topotala

Wau moodudua oli pak Nani dihu dihu sumala

 

Wonu woluwo u hilapu

Dila bolo pomalinga  laku

Ngaami mapohileyala maapu

Sababu watiya te Sarson wau ti pak Hamzah demo ma mahe ibode liyo ti BAPU .

 

TERJEMAHANNYA:

Judul : KECERDASAN DAN KEBERANIAN PAK NANI WARTABONE

 

Kalau bukan karena Pak Nani

Tamatlah riwayat kita semua

Belanda melakukan perlawanan

Dan munafiknya Jepang hampir memusnahkan kita

 

Gorontalo hampir celaka

Dikepung dan dijaga ketat oleh pasukan Jepang

Rakyat dibungkam dan lari tunggang langgang

Alhamdulillah Pak Nani dan kawan kawannya mengangkat senjata

 

Jepang bersikeras tak mau kompromi

Tapi Pak Nani memang pemberani

Dan rakyat sudah makin berani ingin memenggal kepala Jepang

Untuk menghancurkan mereka semua

 

23 Januari Gorontalo telah dimerdekakan

Rakyat telah menyatu dan makin kuat

Dengan riang memekikkan kegembiraannya

Meskipun hanya mengenakan sarung tapi tidak pake koteka.

 

Pak Nani memang cerdas

Wawasannya meliputi timur dan barat

Sulit menandinginya

Karena pengetahuannya sangat luas

 

Pak Nani memang pemberani

Perawakannya layaknya orang sakti

Meskipun tanpa senjata

Tapi jika terkangkap olehnya bisa ambruk bekalang tanah

 

Rakyat memanjatkan syukur

Dengan bangganya  rakyar menjadikan Pak Nani sebagai guru

Karena Pak Nani memiliki ilmu Laduni yang termasyhur.

 

Kantor Pos menjadi saksi

Patung yang berdiri tegak bukan bualan

Merdeka bukan hanya sekedar tulisan

Bendera merah putih berdiri tegak menjadi buktinya

 

Mari kita mengambil hikmah dari peristiwa 23 Januari

Agar tujuan dan karya kita menjadi benar

Persatuan dan kesatuan kita kekal adanya

Baik di dunia maupun diakhirat

Tak akan pernah berpisah

 

Sampai disini dulu pantunnya

Meskipun tidak sempurna

Dan tidak akan dibuang percuma

Karena tujuannya adalah mengenang dan menambah kemasyhuran Pak Nani sang Lelaki Sejati.

 

 

Jika ada yang salah

Janganlah dibesar-besarkan

Mari kita memperbaiki prilaku

Agar hidup kita jgn jadi musibah

Dan kita dapat mengikuti jekak Pak Nani dengan pedangnya

 

Jika ada yang hilaf

Jangan palingkan muka

Mohon maaf atas segalanya

Karena saya Sarson dan Hamzah sdh dipanggil panggil ti Bapu.

(red)

Bagikan