LSM LP.K-P-K MENGAWAL KISRUHNYA PEMILIHAN ANGGOTA BPD DESA TEPUS.KECAMATAN AIR GEGAS – KAB.BANGKA SELATAN

Foto Kamarudin salah satu kandidat anggota BPD sedang menyerahkan berkas ke Camat Air Gegas

Pengawalkebijakan – Di Dusun Payak Seruk. Desa Tepus.Kecamatan Air Gegas. Kabupaten Bangka Selatan – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, belum lama ini 27/7 mengadakan Pemiliahan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

BPD ini memiliki kedudukan strategis sebagai wakil masyarakat Desa di dalam pemerintahan desa, juga merumuskan kebijakan pemerintahan desa terutama dalam hal fasilitasi peraturan desa, anggaran desa serta pengawasan kinerja kepala desa sekaligus memelihara hubungan dan komunikasi baik antara Pemerintah dan masyarakat desa.

Penyelenggaraan pemilihan Anggota BPD kali ini di DAPIL 1 TPS 2 Dusun Desa Tepuk, sebagaimana pantuan dan berdasarkan Investigasi LSM Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K),pelaksanaannya mengalami kisruh dalam teknis pelaksanaan pemilihan Anggota BPD.

Hal ini dipicu oleh sikap Panitia Pemilihan BDD Dapil 1 TPS 2 Dusun Desa Tepus, yang menyatakan kertas suara untuk Kamarudin dianggap tidak sah, karena kertas suara yang ditusuk oleh pemilih, lubangnya terlalu besar dan perhitungan hasil akhir dianggap draw, yang kemudian menetapkan Malisa sebagai pemenangnya karena dianggap pendidikannya lebih tinggi dari sebelas kontestan lainnya.

Foto Anggota LP.K-P-K Kab Bangka Selatan sedang mendampingi Laporan Masyarakat, terkait pemilihan anggota BPD Desa Tepus. mengawal laporan bersama Kades di Kantor Camat Air Gegas

Maka tak pelak menimbulkan pro dan kontra serta rasa kecewa dari salah satu kontestan, yaitu Kamarudin. “ Tidak bisalah seenaknya saja menyatakan sah tidaknya coblosan berdasarkan suka atau tidak suka,sebagai panitia penyelenggra harus netral dan adil,tidak memihak kepada salah satu calon serta harus profosional dalam melaksanakan tugas, biar tertib administrasi dan tertib pemerintahan desa sesuai amanat UU  No 6 Tahun 2014 Tentang Desa”. Ujar Kamarudin, yang ditindaklanjuti melaporkan secara lisan dan tulisan hal ini ke Camat setempat.

Sulastio selaku Anggota KOMCAB LSM LP.K-P-K Kabupaten Bangka Selatan Turut memberikan komentar, “Terus terang saya sebagai LSM sangat kecewa, apalagi pihak panitia menyatakan keputusan sah atau tidaknya hanya berdasarkan pemikiran atau asumsi saja tanpa ada landasan aturan yang jelas, karena tidak ada dalam tatib atau aturan turunan yang lain kalau coblosan surat suara itu tidak sah hanya karena lubang coblosan terlalu besar”

Ditempat terpisah, M.Syarif Hidayatullah menyatakan dengan tegas bahwasanya “ Benar ada laporan dari Anggota Komisi Cabang LSM LP.K-P-K Kabupaten Bangka Selatan terkait laporan masyarakat tersebut. Hal ini tidak boleh dibiarkan dan harus ada tindak lanjut dari para pihak yang terkait. Maka demi keadilan untuk masyarakat, kami siap mengawal semua proses ini sesuai aturan dan perundang undangan yang berlaku.” Pungkas M.Syarif. (r/d)

Sumber : Dedi Irwanto,ST (Tim Investigasi/Anggota LP.K-P-K Kab.Bangka Barat)