LP.K-P-K KOMDA Provinsi Bengkulu Laporkan Dugaan Money Politic Oleh CALEG Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi, atas nama Zainal,S.Sos

Ketua LP.K-P-K Provinsi Bengkulu menyerahkan barang bukti money politic kepada staf BAWASLU Kab.Kepahiang

Pengawalkebijakan.id-Dihari masa tenang PEMILU 2019 saat ini, bukan berarti para TIMSES dan CALEG berleha-leha atau berlibur bersama keluarga atau kolega, justru yang terjadi sebagian mereka ada yang gelisah bahkan lebih agresif menggunakan sisa waktu masa tenang untuk melakukan konsolidasi dengan berbagai cara. Nah cara lagi trent saat ini, salah satunya adalah Money Politic (Politik Uang), karena cara yang satu ini bukan menjadi rahasia umum lagi terdengar ditelinga masyarakat.

Seperti yang terjadi baru-baru ini, ada yang kedapatan melakukan konsolidasi jual-beli suara. Hal ini terjadi berdasarkan laporan dari masyarakat pada hari sore tadi 14/4 Pukul 17:23 WiB  terkait adanya dugaan Money Politic di Desa Cinto Mandi Baru. Kecamatan Bermani Ilir. Kabupaten Kepahiang-Bengkulu.

Laporan dari masyarakat langsung disikapi oleh Alamsyah Anca Ketua LSM Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K) Provinsi Bengkulu dengan mengamankan barang bukti rekaman Video beserta uang sejumlah Rp.130.000 (Seratus Tiga Puluh Ribu Rupiah) dengan perjanjian harus memilih Calon Anggota Dewan Provinsi dari Partai PKB Nomor Urut 2 Atas nama Zainal S.sos sebagaimana ter-rekam dalam video pendek.

Atas temuan barang bukti tersebut,  Alamsyah Anca Ketua LP.K-P-K didampingi Wakil Ketua Julianto sangat geram dan langsung melaporkan kepada BAWASLU Kabupaten Kepahiang.

“ Meminta BAWASLU segera menindak lanjuti terkait dengan temuan tersebut, “Jelas  ini sebuah kecurangan dan harus cepat ditindak lanjuti oleh pihak Sentral Penegakan Hukum Terpadu (GAKKUMDU) karena laporan kita sudah disertai dengan barang bukti yang valid” Pungkas Alamsyah Anca

Sampai berita ini ditayangkan Zainal S.sos dari partai PKB belum dapat dikonfirmasi. (rd/anca)