Kasus Penipuan Umroh Serta Investasi Bodong Rp 1,5 Milyard Diungkap Kapolres Mojokerto

Foto 1 - Kasus Penipuan Umroh Serta Investasi Bodong

Foto 1 - Kasus Penipuan Umroh Serta Investasi Bodong

89 / 100

Pengawalkrbijakan.id Mojokerto – Pengungkapan Kasus tindak pidana penipuan umroh dengan biaya minim serta investasi bodong senilai 1,5 milyard berhasil dilakukan Kapolres mojokerto .

“Dari pengungkapan kasus ini, kami berhasil mengamankan satu orang pelaku bernama M. Nasir,” kata Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar saat Konferensi Pers, Selasa (16/11).

Baca juga: Kapolda Jatim Gelar Apel Ops Zebra Semeru 2021 Untuk Menjaga Sinergitas Sabar Dan Komunikas

Kronologi kejadian sekitar awal akhir tahun 2018, pelaku menawarkan  jasa pemberangkatan umroh murah  dengan biaya Rp 10jt per orang kepada masyarakat dalam kurun waktu  2 bulan

Foto 2 - Kasus Penipuan Umroh Serta Investasi Bodong
Foto 2 – Kasus Penipuan Umroh Serta Investasi Bodong

Tak hanya itu sekitar bulan april 2020 pelaku juga menawarkan kepada masyarakat usaha investasi dengan iming-iming keuntugan besar dengan modal minimal Rp 1jt mendapat persentase 14% × 15 bulan

Pada kenyataannya  setelah menerima uang tersebut, pelaku tidak dapat memenuhi janjinya untuk memberangkatkan jamaah umroh maupun memberikan keuntungan pada pemodal usaha investasi. Pelaku  juga tidak dapat mengembalikan uang jamaah umroh dan uang modal investasi karena pelaku menggunakan uang tersebut habis untuk kepentingan pribadi  dan dipakai bermain dalam aplikasi trading.

Foto 3 - Kasus Penipuan Umroh Serta Investasi Bodong
Foto 3 – Kasus Penipuan Umroh Serta Investasi Bodong

“Korban penipuan umroh dan investasi bodong mencapai 200 orang dengan nilai uang yg berbeda dengan mencapai kerugian kurang lebih Rp 1.5milyard” ,ungkap kapolres

Baca juga: https://www.beritasatu.com/ekonomi/855423/jelang-rdg-bi-kurs-rupiah-terapresiasi-15-poin

Selain pelaku, Polres Mojokerto juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa beberapa lembar kwitansi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *