Ignatius Hia Laporkan Akun Facebook “Tesya Htb Hia” ke Polres Nias Terkait Pencemaran Nama Baik

IMG 20210115 WA0069

Ignatius Hia menunjukkan surat bukti Laporan Pengaduan ke Polres Nias | Foto : Aminudin Hia

Pengawalkebijakan.id – Nias Barat | Karena merasa terusik dalam status akun facebook “Tesya Htb Hia” beberapa waktu lalu, Ignatius Hia warga Desa Iraonogaila Kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat mendatangi Mapolres Nias untuk melaporkan akun tersebut dengan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah. Jumat (15/01/2021).

Dikatakan Ignatius Hia, dalam postingan “Tesya Htb Hia” menyebarkan informasi tuduhan dan atau ujaran kebencian terhadap dirinya.

”Dalam postingan “Tesya Htb Hia” ini menuduh saya telah mencuri berbuat jahat kepada orang yang sudah mati/meninggal. Serta menyebut saya, manusia punya otak taik dan binatang sama dengan orang tuaku ….red* rampok bertopeng Tuhan”.

Selain dari pada itu lanjutnya, juga menyerang privasi keluarga dengan isu utang.

“Orangtua saya juga dituduh serakah telah mengambil uang saudara kandungnya serta berutang Rp 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah) pada waktu saya kawin tak mau dibayarkan”, ungkapnya.

Ignatius merasa postingan “Tesya Htb Hia” sangat menyudutkan pribadinya karena sama sekali belum melakukannya.

“Sungguh saya merasa sangat terganggu dan dirugikan oleh postingan di FB dari akun “Tesya Htb Hia” ini, menyebarkan foto saya berdampingan dengan satu unit mobil warna hitam dengan narasi tuduhan dan atau fitnah serta mencoba menggiring opini agar orang lain membenci diri saya”.

Ignatius menegaskan bahwa apa yang dituduhkan akun “Tesya Htb Hia” tidak benar dan mendasar, “Padahal tuduhan tersebut sama sekali belum saya lakukan”, ujarnya dengan nada sedih.

Berikut diungkapnya, kronologis kejadian diketahuinya pada hari Minggu 14 Desember 2020, sekitar pukul 08,24 WIB. Bertempat di Desa Iraonogaila Kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat. Kutipan postingan tersebut sudah di screenshoot.

Pihaknya merasa terusik akhirnya memutuskan untuk mengambil jalur hukum, “Hari ini saya telah menyerahkan laporan pengaduan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah kepada Polres Nias guna mencari keadilan, dengan harapan dapat diproses sesuai Peraturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia”, ujarnya. [AH]