Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanah Laut Menyoroti Air Perkebunan PT KJW Kintap, 4 Desember 2021

Tanah Laut, Pengawal Kebijakan – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanah Laut Menyoroti pembungan air Perkebunan  Kelapa Sawit milik Perusahaan  PT KJW-Kintap

Baca juga : KETUA TIMSUS LP.K-P-K SULUT TELAH MENARIK PENDAMPINGAN TERHADAP LAPORAN ANWAR MOODUTO

Nelayan Tambak di Desa Muara Kintap Perna menjadi primadona Budi Daya Kalimantan Selatan, pada zaman itu para nelayan Tambak Udang di desa Muara Kintap mereka bisa di katakan Sejahtra, pasalnya setiap musim haji Para nelayan Tambak di desa tersebut selalu menunaikan ibada Haji berombongan.

Tapi sangat jauh beda dengan keadaan sekarang semenjak keberadaan perusahaan PT Kintap Jaya Wattindo (KJW) di Kintap, nelayan Tambak Tradisional milik Masyarakat Desa Muara Kintap tidak perna lagi menuai hasil penen yang memuaskan bahkan cenderung mines.

Foto 1 - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanah Laut Menyoroti Air Perkebunan PT KJW Kintap, 4 Desember 2021
Foto 1 – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (Hnsi) Tanah Laut Menyoroti Air Perkebunan Pt Kjw Kintap, 4 Desember 2021

Pada hari Sabtu tanggal 4 Desember 2021 Plt DPC Tanah Laut ( HNSI) Alimuddin, telah mendatangi titik lokasi irigasi Tambak yang di keluhkan oleh warga di RT 06 Sembrang Bugis Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, dimana titik lokasi itu.

Ketua Plt HNSI telah menemukan air Perkebuna Milik PT KJW  Mengalir masuk ke dalam sungai bahkan bocor  Tambak Masyarakat,   ahirnya selama   Pembudi Daya mengeluh, karena Udang Tambak milik  warga setempat tidak bisa lagi hidup,  sebab  irigasi air yang dimamfaatkan oleh Pembudi Daya terkontaminasi oleh Air yang dari Perkebunan Milik Prusahaan PT KJW.

Plt HNSI Tanah Laut Alimuddin Mengatakan memang selama ini saya banyak menerima keluhan dari warga Tambak, aku kira tidak separah itu, setelah saya survei kelokasi ternyata sangat memprihatinkan kondisinya 300 Hektar Tambak

Milik warga Sebrang Bugis yang produksi cuma 05 % itupun tidak maksimal karena bibit Udang yang ditabur warga selalu mati (Gagal Panen), otomatis Udang tidak bisa hidup kalau air Kebun mengalir Ketambak, tidak logis.

Foto 2 - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanah Laut Menyoroti Air Perkebunan PT KJW Kintap, 4 Desember 2021
Foto 2 – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (Hnsi) Tanah Laut Menyoroti Air Perkebunan Pt Kjw Kintap, 4 Desember 2021

Selain keluhan petani Tamabak saya juga sering-sering dapat keluhan dari Nelayan sungai yang menagkap Kepiting Bakau.  Saya sangat menyangkan sekelas PT KJW tidak mempunya irigasi sendiri kelaut. Ujarnya.

Beliau menambahkan, saya langsung koordinasi dengan Menejer PT KJW melalui telpon Bapak Arman  mengatakan, selambat-lambatnya besok Hari Minggu tanggal 5 Desember 2021 akan kami kirim Alat berat kelokasi, harapan saya keapada pihak PT KJW selain punya pembungan limbah kelaut, kedepanya bisa juga mempunyai penampungan air limbah guna untuk normalisasi air sebelum dilepas kelaut. Ujarnya.

Warga Tambak H. Hamsah Cs mengatakan, kami selalu berupaya berbagai macam cara agar PT KJW membuat irigasi sendiri untuk pembungan limbahnya kelaut, namun upaya yang kami lakukan belum menuai titik terang, selama ini

Janji mereka meleset terus sampai saat ini belum ada alat berat yang dijanjikan oleh mereka, saya menuggu sampai besok minggu apa bila meleset lagi janjinya maka kami akan kembali memanen sawit PT KJW guna untuk menarik perhatian mereka, saat ini kami menahan diri karena menghargai pak Camat Kintap.

Selama PT KJW berada di Kintap, Tambak kami kurang Produksi . Biasanya kami Panen  satu hektar bisa mencapai 200 kg tapi sekarang paling 10 kg itupun kalau ada.

Banyak sudah warga RT 06 meniggalkan Tambaknya karena tidak produksi lagi. Harapan kami sebagai warga,  PT KJW punya irigasi sendiri dan meninggikan Tanggul pembatas antara  irigasi PT KJW dengan irigasi Tambak  sebab bila musim hujan  air Perkebunan itu limpas sampai ke irigasi kami . Ujarnya.

Foto 3 - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanah Laut Menyoroti Air Perkebunan PT KJW Kintap, 4 Desember 2021
Foto 3 – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (Hnsi) Tanah Laut Menyoroti Air Perkebunan Pt Kjw Kintap, 4 Desember 2021

Melalui telpon  Camat Kintap Eko Trianto, mengatakan. kami selalu berupaya agar tuntutan warga bisa dipenuhi oleh pihak PT KJW, Namun Janjinya meleset trus, Aku tidak enak  sama Masyarakat.Ujarnya.

Sama yang dikatakan oleh Kepala Desa Muara Kintap Bapak Yuliadi. Keberadaan PT KJW sangat Merugikan warga saya selama ini, kami bersama Sticholder lainnya selalu berupaya agar PT KJW mengiyakan tututan warga, namun sampai saat ini belum menemukan titik terangnya. Saya berharap perusahaan menjalin komunikasi yang baik dengan warga saya, jangan saling merugikan, Ujarnya.

Baca juga : https://www.beritasatu.com/dunia/865227/warga-austria-yang-tolak-vaksin-covid-didenda-rp-585-juta

Telah di komfirmasi Melaui Chat whappsap Ibu Lisa Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut, beliau mengatakan. Nanti saya koordinasikan dulu dengan atasan, terimkasih banyak pak atas infonya, nanti kami hubungi bapak untuk tindak lanjutnya. Ujarnya.

Beliau menambahkan, kami akan koordinasi sama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan agar kami bisa bersama kelapangan melihat langsung kondisinya. Ujarnya.