Dua pelaku pembunuhan karyawan SPBU kepahiang ditangkap polisi

Rejang lebong-pengawalkebijakan.id   Sat Reskrim beserta jajaran Polres Rejang Lebong, Sabtu (28/11/2020) berhasil membekuk dua pelaku pembunuhan Gery (24) karyawan SPBU Pasar Kepahiang yang terjadi Kamis (19/11/2020). Dua pelaku pembunuhan yang behasil ditangkap di depan Kampus IAIN Sekitar pukul 18.00 WIB tersebut yakni DP (18) warga Kampung Bogor Kecamatan Kabawetan Kepahiang dab JS (18) warga Desa Pematang Donok Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang.

Disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno melalui kasat Rekskrim AKP Ahmad Musrin Muzni penangkapan kedua tersangka pembunuhan tersebut dilakukan Unit Opsnal Sat Reskrim dan Opsnal Intel setelah mendapat informasi bahwa tersanga tersebut berada diwilayah Hukum Polres Rejang Lebong tepatnya di Sekitar Kampus IAIN Curup.

“Mendapat infromasi bahwa kedua terduga pelaku pembunuhan Karyawan SPBU di Kepahiang tersebut berada di wilayah hukum kita maka Unit Opsnal Reskrim dipimpin Kanit Opsnal Reskrim Aipda M Fauzan langsung melakukan pengejaran, setelah memastikan bahwa ciri ciri pelaku sesuai dengan data yang diterima maka langsung dilakukan penangkapan kedua pelaku dan dibawa ke Mapolres Rejang Lebong,” kata Kasat.

Selanjutnya, kedua tersangka pelaku pembunuhan tersebut diserahkan kepada Sat Reskrim Polres Kepahiang mengigat tempat kejadian perkara pembunuhan tersebut berada di Kepahiang. (AN)

“Keduanya sudah kita serahkan ke Sat Reskrim Kepahiang, untuk penaganan lebih lanjut, kita dari Polres Rejang Lebong hanya melakukan penangkapan,” kata Kasat.

Peristiwa pembunuhan yang menimpa Gery terjadi Kamis (19/11/2020) sekitar pukul 21.40 WIB, korban menderita lima liang luka tusuk, empat dibagian belakang, sedangkan satu tusukan lagi mengenai bagian dada korban. Akibat penganiayaan itu korban tersungkur bersimbah darah dilantai musala sekaligus mes karyawan SPBU dengan kondisi tanpa menggunakan baju.

Kejadian itu menghebohkan warga sekitar lokasi. Sebelum korban ditemukan tewas seorang saksi sekitar pukul 20.30 WIB sempat menghubungi korban memberitahukan bila saksi akan datang ke SPBU untuk memperbaiki alat jaringan internet di SPBU.

Namun korban menyampaikan bila kunci ruangan dimaksud masih berada ditangan Surya, sekitar pukul 21.00 WIB saksi tiba di lokasi kejadian sempat menyapa korban yang berada didalam musala, ketika menyapa itu saksi melihat ada bayang-bayang orang lain di dalam ruangan. Sekitar 15 menit kemudian usai makan, saksi kembali ke SPBU dan mendapati korban sudah bersimbah darah didalam ruangan