08/10/2022
Setelah-menunggu-70-Tahun-Jokowi-Presiden-yang-ke-7-mendarat-di-Kota-Pagar-Alam.jpg

Setelah menunggu 70 Tahun, Jokowi Presiden yang ke 7 mendarat di Kota Pagar Alam

Hits: 177

Pengawal Kebijakan. Setelah Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah mendatangi Kota Pagar Alam pada tahun 1952 atau 70 tahun lalu, hari ini Senin (24/01/2022), Presiden Republik Indonesia (RI) ke 7, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kota Pagar Alam.
Dari pantauan dilapangan Kehadiran Presiden RI disambut antusias oleh masyarakat setempat, sejak Presiden turun dari pesawat di Bandara Atung Bungsu,
Presiden-Jokowi-saat-di-Kota-Pagar-Alam.jpg
Presiden Jokowi saat di Kota Pagar Alam

Di Kota ini, Presiden  RI Joko Widodo beserta Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, Wakil Walikota Muhammad Fadli beserta Forkopimda.

Baca Juga : Para Milenial Gorontalo Tampil Memukau Dalam Webinar Mohimelu Ke XVI,22 Januari 2022

Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengapresiasi Kota Pagar Alam atas pengembangan energi hijau dengan memulai penggunaan listrik dari energi mikrohidro. Presiden pun mendorong pemerintah setempat untuk terus menindaklanjuti penggunaan energi hijau tersebut sehingga daerah ini bisa menjadi kota pertama dengan nol emisi.

Dan ini akan menjadi kota dengan zero emission yang pertama.

Presiden mengatakan, saat ini semua negara mulai merencanakan menuju ke energi baru terbarukan, baik itu menggunakan energi matahari, hydropower, geotermal, panas bumi, arus bawah laut, panas permukaan laut, maupun angin. Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi baru terbarukan tersebut.

Dengan pengembangan energi hijau serta didukung keindahan alamnya, Kepala Negara meyakini seluruh Tanah Air akan melihat keindahan Kota ini. Presiden juga menuturkan bahwa pemerintah pusat akan terus mendukung pengembangan energi hijau.

Baca Juga https://megapolitan.kompas.com/read/2022/01/25/14165561/dirut-jakpro-sebut-tender-pembangunan-sirkuit-formula-e-tak-gagal-tapi?page=all

“Saya sudah sampaikan kepada Pak Menteri BUMN, kepada Pak Gubernur Sumatera Selatan, kepada juga Pak Wali Kota Pagar Alam agar mulai direncanakan. Pemerintah pusat akan membantu di tempat-tempat yang bisa kita bantu,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan kehadiran Presiden Joko Widodo di Kota Pagar Alam menjadi obat rindu bagi masyarakat tanah Besemah. Dimana, di tahun 1952 atau 70 tahun lalu, Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah menginjakkan kaki di Kota ini.

“Herman Deru mengapresiasi daerah ini sebagai Kota Green Energy atau energi hijau ini adalah upaya bersama dari kementerian BUMN, Menteri Investasi dan juga PLN, Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten Kota yang ada.

Gubernur menjelaskan, Letak pembangkit ini PLTMH awalnya terletak di dua sisi kota Otonomi,  Kota ini, dan  Kabupaten Lahat. Namun suplai listriknya sebesar 18 MW, 100 persen telah menyuplai di Kota ini.

Gubernur menambahkan, daerah ini adalah Kota Pendidikan dan Menteri Dalam Negeri juga sudah menyetujui untuk dibangun Kampus IPDN.

“Kami berharap Bapak Presiden dapat merestui pembangunan kampus IPDN tersebut, karena lahan sudah ada serta pendanaan sharing dana provinsi dengan Kota yang tujuannya 5 Provinsi bagian selatan ini akan menempuh pendidikan pemerintahan disini,” papar Gubernur.(rd-j)

Bagikan