Peran Lembaga Pengawal LP.K-P-K Dalam Mediasi Sengketa Batas Desa Di Jombang

Spread the love

PENGAWALKEBIJAKAN.ID – Jombang.  Sengketa batas Desa antara Desa Pojokrejo dengan desa Wuluh Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang mulai ada titik terang, setelah ada campur tangan (dingin) dari LP.K-P-K.

Pasalnya wilayah yang di sengketakan berada di kawasan Dusun Ndelik dan Dusun Bahu serta yang akan dijadikan  tembusan jalan Dusun,masing masing mengklaim kawasan tersebut adalah wilayah Desa mereka.Sengketa yang menimbulkan konflik berkepanjangan itu, kemarin 8/10/202O sudah diadakan pertemuan kedua perangkat desa tersebut yang dihadiri antara lain dari Desa Pojokrejo diwakili Kades  Nursan, Sekdes  Faris,Kasun  Afirin,BPD   Suwandi dan RT  Priyo Hadi, dari Desa Wuluh karena kadesnya tidak mau hadir diwakil anak buahnya kasun  Wahib dan Sekdes Nur Rokhim serta dihadiri juga mantan Kades Pojokrejo Usman selaku nara sumber dan Ketua Koordinator TIMSUS Lembaga Pengawal Kebijakan  Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K) JATIM  Joko Santoso  selaku mediator dan saksi.

Dengan adanya mediasi tersebut menghasilkan kesepakan diukur ulang dengan memakai data data yang dimiliki masing masing desa, diagendakan nanti tanggal  12 Oktober 2020.  Dalam kaitan sengketa tersebut sebaiknya bersandar pada Peraturan Menteri Pasal 9 PERMENDAGRI No.45 Tahun 2016 Tentang cara penetapan, penegasan, dan pengesahan batas desa, dengan mengacu pada peta topografi Kodam(TOPDAM), ujar Joko.

‘Kesimpulan saya selaku mediator serta saksi semoga adanya pengukuran ulang apapun hasilnya kedua desa antara pemdes pojokrejo dan pemdes wuluh bisa menerimanya dan saling menghargai dari hasil ukur tersebut, keinginan dari pemdes pojokrejo supaya kades wuluh juga ikut hadir menyeleseikan serta menyaksikan dari hasil apapun pengukuran , nanti biar bisa menjadi jelas dan gamblan,supaya nantinya tidak menjadi polemik lagi diantara masing masing desa” tegas Joko.

Maka dengan itu, Pihak desa pojokrejo mengharapkan,kades wuluh supaya bisa ikut membantu Desa Pojokrejo untuk mewujudkan pembuatan jalan tembusan supaya bisa digunakan untuk kepentingan bersama dengan cara kalau pengukuran nanti sudah benar bahwa jalan yang sdh ada adalah wilayah Desa Pojokrejo mengharapkan supaya PEMDES Wuluh mau memberikan tambahan tanah supaya jalan lebih lebar dan dapat dipergunakan bersama sama, pungkas Joko.**(R/D)


Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *