LP.K-P-K NTB MENDESAK APARAT PENEGAK HUKUM MENETAPKAN TERSANGKA KORUPSI BIBIT JAGUNG

Spread the love

Pengawalkebijkan.id -, Nusa Tenggara Barat – Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan LP.K-P-K Provinsi NTB dan para pendukung melakukan aksi demontrasi didepan  MAPOLDA NTB dan di Kantor Dinas Pertanian Dan Perkebunan (DISTANBUN ) Prov.NTB pada 7/11.

Dalam tuntutan aksi tersebut, LP.K-P-K yang dimotori Insyan mendesak dan  mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) secepatnya segera ditetapkanya tersangka, dalam skandal korupsi bibit jagung yang sudah menimbulkan kerugian negara.

 Di lain pihak  dalam tuntutan aksi ini, mereka mendesak kepada Kadis DISTANBUN Prov. NTB untuk mengevaluasi dan mengintruksikan jajarannya sampai ke tingkat daerah, agar menarik kembali bibit jagung yang tidak sesuai spek dan permintaan masyarakat, dan melakukan investigasi lebih mendalam serta turun chek dilapangan.

Contoh varietas bibit yang ditolak,di kab. Bima  Premium 919,Bima Uri dan lain-lain. karena varietas tersebut diduga belum ada uji coba kelayakan di lab. Dan permintaan awal pengajuannya,  adalah Bisi 18, juga diketahui program ini adalah program lintas provinsi yang memakai anggaran APBN Dari KEMENTAN.

Insyan (Ichank) sebaga Korlap sekaligus Ketua LP.K-P-K Provinsi NTB menyatakan kepada awak media ” Kami akan tetap kawal kasus ini,  kami terpanggil jiwanya dalam poros perjuangan ini dan sebagai tanggung jawab moral. Kami juga pegiat aktivis dan masyarakat dapat melakukan control social dalam mengawal dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Tutur Insyan.

Lebih lanjut statemennya, “ Kami akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat dari segala bentuk kebijakan yang salah. Dan suatu keharusan bagi kami sebagai NGO untuk memberikan koreksi dan meluruskannya. Serta kami akan melakukan aksi jilid 2  besar-besaran bilamana, APH Main-main dalam kasus ini”. Pungkas Insyan. (r/d-IA)


Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *