DISDUKCAPIL Mukomuko Launching “KUWAU PADEK” Tingkatkan Pelayanan Masyarakat.

PengawalKebijakan.id-MUKOMUKO-Demi meningkatkan pelayanan adminitrasi kependudukan kepada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kabupaten Mukomuko melaunching “Kuwau Padek”. Kuwau Padek merupakan arti dari kupakai Whatsapp untuk Pelayanan administrasi kependudukan melalui nomor 085273199139. Launching ini langsung diterapkan oleh Bupati Choirul Huda dan Wakil Bupati Haidir sesudah upacara sumpah pemuda di lapangan kantor bupati, Senin (28/8) sambil dilakukan pelepasan balon.

Bupati , Choirul Huda mengatakan, dengan adanya terobosan baru “Kuwau Padek” ini mempermudah pelayanan kepada masyarakat, ke depannya semua pelayanan dilakukan secara digital.

“Kita ke depan nantinya semua pelayanan kita memakai digital. Penggunaan tekhnologi ini untuk memberikan kemudahan terhadap masyarakat termasuk juga pelayanan-pelayanan pengurusan KTP, KK dan juga nantinya seluruh komponen pemerintahan menggunakan tekhnologi yang ada  sehingga pelayanan lebih muda, lebih cepat dan efesien,” ungkapnya kemarin

dikonfirmasi awak media Pengawalkebijakan.id Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mukomuko, Badri Rusli mengungkapkan, sebelum dilakukan launching ini pihaknya sudah memberikan pelayanan go digital kepada masyarakat. Tujuan membuat Whatsapp ini supaya pelayanan DISDUKCAPIL ini pemerintah betul-betul hadir di tengah-tengah masyarakat.

“kita sangat harapkan sebelum masyarakat membuat suatu dukumen kependudukan mereka sudah mengetahui lewat whatsapp, dengan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, misalnya pembuatan KTP, KIA, Akte kelahiran, kartu kematian. Jadi dengan menekan nomor WA itu mereka sudah bisa mengetahui semua persyaratan yang diperlukan untuk dokumen itu,” bebernya.

Choirul Huda berharap, dengan aplikasi Kuwau Padek ini masyarakat di Kabupaten Mukomuko bisa memanfaatkan pelayanan yang diberikan ini dengan sebaik-baiknya. Tidak ada lagi kata sudah sampai di DISDUKCAPIL balik lagi kerumah kerena kekurangan persyaratan.

“Masyarakat yang jauh dari kantor DISDUKCAPIL kadang-kadang ada kekurangan persyaratan mereka harus balik lagi ke rumah, maka untuk mengantisipasi hal ini, mereka bisa menggunakan WA ini untuk pelayanan. Jadi masyarakat cukup WA dengan mengirim foto sebagai salah satu dokumen persyaratan, lalu dilanjutkan dengan proses verifikasi dan tanda tangan elektronik secara digital. Setelahnya akan diberi notifikasi jika pelayanan telah selesai. Hal ini sangat mempersingkat jarak dan mengefektifkan jarak,” tegas Badri.

Ditambahkannya, inovasi yang dilakukan ini merupakan wujud salah satu visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko.Yakni memanfaatkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi untuk kepentingan pembangunan. Mukomuko Go digital. (r/d-Toha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *